Yaa..
keinginan seorang wanita, pasti hati nya yang sangat ingin menjadikan ia satu-satu nya wanita terbaik dari sekian lama nya menunggu seseorang yg ia nanti dlam perbaikan diri nya.
Bagaimana tidak?!, hati wanita menginginkan seperti itu?
Sebab, wanita ia lebih cenderung taat dan patuh kepada suami nya.
Maka, apapun yg ia lakukan utk menyenangkan suami nya pasti ia lakukan. yaa meski mungkin hanya sekedar bersolek(dandan) dengan sangat sederhana di depan suami nya.
Mungkin ia yg dulu nya tak bisa bermake up, ketika menikah ia ingin bermake up didepan suami nya, meski hasil nya tak sebagus/secantik wanita lain yg sudah biasa memakai nya.
Dan hati kecil nya ia ingin, menjadikan diri nya satu2 nya orang yg terbaik utk suami nya.
Dari dia yg ingin selalu patuh dan taat kepada suami nya selagi memang tidak melanggar syari’at-Nya.
Ia ingin menjadikan diri nya satu2 nya wanita yg paling beruntung utk dimiliki suami nya.
Ya, meski ia sadar ia bukanlah wanita shalihah (dengan pandai Ilmu Agama).
Sebab ia tau, bahwa seorang lelaki yg paling beruntung adalah ia yang menikahi wanita karena Agama nya. (Kebagusan Agama nya).
Namun ketahuilah..
Jika wanita mu memang tak se-shalihah yg kau pinta sebelum menikah.
Tugas mu seorang suami adalah membimbing nya. bagaimana cara nya engkau bisa mengubah istri mu menjadi wanita shalihah.
Mempunyai suami sahlih adalah dambaan semua wanita, sebab wanita tau.
Lelaki yang benar shalih(taat dalam syari’at) pasti ia akan sangat memuliakan istri nya.
Maka wanita hanya ingin ia dijadikan seorang wanita satu-satu nya yg spesial utk nya, dengan cara ia yang mau memuliakan nya.
Sebab jika seorang suami sangat memuliakan istri nya, sang istri pun akan jauh lebih memuliakan suami nya.
Ya, coba libat saja!
Kau memberikan sebuah beras kepada istri mu, namun istri mu memberikan sebuah nasi agar bisa dimakan.
Kau berikan sayuran mentah kepada istri mu, dengan berbagai olahan akan ia masak dan sajikan untuk mu.
Dan jika kau senantiasa memuliakan istri, ibarat kau sedang membangun Syurga didalam rumah mu sendiri.
Maka se-cungkil(sekecil) atau sebesar apapun kekurangan yg ada pada istri mu, pandanglah itu sebagai luka biasa yang dimana kau mampu mengobati nya.
Dan pandanglah kelebihan yg ada pada istri mu, pandang lah itu ibarat intan permata yang sangat berharga nilai nya, yang dimana kau harus pandai menjaga nya tanpa mau merusak nya.
📝ButiranNasehatDanMotivasi
Mutiara_qolbu













Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.